![]() |
| Foto: Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Palangka Raya, Arif M. Norkim. |
Palangka Raya, Majalahkalteng.co.id – Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kota Palangka Raya menekankan pentingnya penguatan strategi preventif dalam Raperda Pengurangan Risiko Bencana.
Hal ini disampaikan Anggota Fraksi PAN, Arif M. Norkim, dalam pandangan umum fraksi pada rapat DPRD, Jumat (27/3/2026).
Ia menyatakan bahwa kebijakan penanganan bencana harus disusun secara terencana dan tidak hanya berfokus pada penanganan pascabencana.
“Penanganan bencana harus dirancang secara sistematis, tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga melalui langkah mitigasi yang matang dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, peningkatan kesiapsiagaan daerah dapat dicapai melalui pendekatan yang berorientasi pada pencegahan.
“Pendekatan kebencanaan harus mengedepankan strategi preventif jangka panjang agar kesiapsiagaan daerah semakin optimal,” katanya.
Fraksi PAN juga meminta adanya kejelasan dalam pengaturan peran antar lembaga yang terlibat dalam penanganan bencana.
“Koordinasi antar instansi harus diatur secara tegas dalam Raperda, agar tidak terjadi tumpang tindih kewenangan saat pelaksanaan di lapangan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kesiapan anggaran menjadi elemen penting dalam mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut.
“Tanpa dukungan anggaran yang memadai dan terencana, program mitigasi bencana akan sulit berjalan optimal serta tidak memberikan hasil maksimal,” pungkasnya. (red)
