Kakanwil Ditjenpas Kalteng Pimpin Ikrar Zero Halinar, Tegaskan Komitmen Berantas Pelanggaran


Palangka Raya, Majalahkalteng.co.id — Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Tengah, I Putu Murdiana, memimpin pelaksanaan Ikrar dan Penandatanganan Komitmen Bersama Zero Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba) di Aula Tjilik Riwut Kantor Wilayah, Kamis (23/4).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat komitmen jajaran Kantor Wilayah Ditjenpas Kalimantan Tengah untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik-praktik yang melanggar hukum.

Ikrar Zero Halinar dibacakan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah dan diikuti oleh seluruh Pejabat Administrator serta pegawai sebagai bentuk keseriusan dalam mendukung program nasional pemberantasan halinar di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai simbol tanggung jawab moral dan profesional dalam menjalankan tugas secara berintegritas.

Pelaksanaan ikrar dan penandatanganan komitmen ini juga dilakukan secara serentak oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kalimantan Tengah. Langkah tersebut mencerminkan kesatuan sikap dan komitmen seluruh jajaran dalam mewujudkan Zero Halinar secara menyeluruh.

Dalam sambutannya, I Putu Murdiana menegaskan bahwa komitmen Zero Halinar tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi komitmen nyata yang diwujudkan dalam tindakan.

“Ini bukan hanya seremonial, tetapi komitmen kita bersama. Permasalahan handphone ilegal, pungutan liar, dan peredaran narkoba di UPT adalah satu kesatuan yang harus diberantas secara menyeluruh,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa momentum ini harus dimanfaatkan sebagai penguatan, baik di tingkat Kantor Wilayah maupun UPT, khususnya dalam meningkatkan pengawasan dan pengendalian secara berkelanjutan.

“Momentum ini harus kita jadikan penguatan, khususnya dalam meningkatkan pengawasan dan pengendalian, agar pelanggaran terkait halinar benar-benar dapat dihilangkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kakanwil menegaskan komitmen institusi untuk bersikap tegas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi. Menurutnya, integritas harus menjadi landasan utama dalam pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

“Tidak ada tempat bagi halinar. Saya akan menindak tegas siapa pun yang terbukti melanggar,” ungkapnya.

Ia juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengintensifkan upaya pemberantasan halinar melalui pelaksanaan razia insidentil serta memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum.

“Laksanakan razia secara gencar dan bangun sinergi dengan APH. Jika ada informasi sekecil apa pun, segera laporkan untuk ditindaklanjuti,” tambahnya.

Menutup sambutannya, I Putu Murdiana mengingatkan agar komitmen yang telah dibangun tidak berhenti pada penandatanganan semata, melainkan dijaga dan dilaksanakan secara konsisten.

“Komitmen ini harus terus dijaga dan tidak luntur. Laksanakan secara berkesinambungan agar integritas benar-benar menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan tugas,” pungkasnya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama